Majelis Sinode Gereja Misi Injili Indonesia

sinodegmii.org

 
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Tugas Pokok (Misi), Fungsi, Wewenang dan Strukutur Organisasi Majelis Sinode

Email Cetak PDF

BAB  I

 

TUGAS POKOK (MISI), FUNGSI, WEWENANG DAN STRUKTUR ORGANISASI

MAJELIS SINODE

 

 

Pasal 1

TUGAS POKOK (MISI) MAJELIS SINODE

 

Berdasarkan  Identitas,  Tujuan,  Bentuk dan  Pemerintahan  Gereja  GMII (Tata Dasar, Tata Rumah Tangga Bab I, Bab II dan Bab IV), jelas bahwa Wawasan Masa Depan (Visi) GMII adalah berdirinya Gereja yang bersifat Missioner dan Injili diseluruh pelosok Tanah Air dan di Luar Negeri yang berada di dalam wadah GMII.

 

Gereja Misi Injili Indonesia mengemban Tugas Pokok (Misi) melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus (Matius 28:18-20) melalui :

 

  1. Pembinaan Jemaat.
  2. Pelayanan Pastoral.
  3. Pekabaran Injil dan Misi.
  4. Badan-badan Pendidikan.
  5. Pelayanan Kesehatan.
  6. Pelayanan Sosial.

 

Majelis Sinode adalah Pimpinan GMII Tingkat Sinodal yang anggota-anggotanya dipilih melalui Persidangan Sinode.

Tugas pokok (Misi) Majelis Sinode adalah melaksanakan Keputusan-Keputusan Sidang Sinode dan bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Sidang Sinode.

 

 

Pasal 2

FUNGSI MAJELIS SINODE

 

Berdasarkan Pasal 1 tersebut diatas dirumuskan bahwa fungsi-fungsi Majelis Sinode adalah :

1.       Pembinaan Pelayanan/Penggembalaan.

2.       Pembinaan Pekabaran Injil dan Misi.

3.       Pembinaan Teologia.

4.       Pembinaan Organisasi, Sistim dan Metode.

5.       Pembinaan Sumber Daya.

6.       Pembinaan  Hubungan Kerjasama/Sosial dengan Lingkungan.

 

 

Pasal 3

WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB MAJELIS SINODE

 

1.         Majelis Sinode dalam melaksanakan tugas-tugasnya mempunyai wewenang sebagai berikut :

a)          Melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan Keputusan-Keputusan Persidangan Sinode.

b)          Melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan ketentuan Tata Dasar (TD) dan Tata Rumah Tangga (TRT) serta Peraturan-peraturan lain yang berlaku.

c)          Mengatur dan menyelesaikan hal-hal yang belum diatur dalam Tata Dasar dan Tata Rumah Tangga Gereja.

d)          Menetapkan Pengangkatan, Penempatan, Pemutasian, Pemberhentian untuk Sementara, Pemberhentian Pejabat/Gembala/Penginjil/Pegawai GMII.

e)          Melembagakan Jemaat dan satuan Organisasi lain yang berada di bawah GMII.

f)           Menetapkan Peneguhan Pejabat-Pejabat GMII yang pelaksanaannya diatur dengan Tata-cara tersendiri.

g)          Dalam hal tidak ada Pendeta Jemaat disuatu Jemaat GMII, Majelis Sinode dapat memberikan hak Pelayanan Sakramen secara khusus kepada seorang Majelis Jemaat atas usul Majelis Jemaat setempat.

h)          Menetapkan pelaksanaan pemberian Cuti Besar kepada Pendeta, Penginjil, Pegawai.

i)            Menetapkan penggarisan tugas untuk pejabat-pejabat dan pegawai Majelis Sinode.

j)           Menetapkan Badan-badan perlengkapan dan tenaga pelaksanaan untuk Majelis Sinode.

k)          Menetapkan pengisian kekosongan dalam Struktur Majelis Sinode.

l)            Menunjuk salah seorang Ketua dan salah seorang sekretaris untuk mewakili GMII ke dalam dan keluar.

m)        Menetapkan Pengembangan/Pelembagaan Cabang Jemaat menjadi Jemaat yang pelaksanaannya diatur dengan Tata Cara tersendiri.

n)          Mengawasi pelaksanaan hubungan dengan Badan-badan yang ada hubungan langsung dengan GMII.

o)          Mengawasi pelaksanaan tugas dari Pejabat, Pegawai, Petugas dalam lingkungan GMII.

p)          Menetapkan tempat dan waktu penyelenggaraan Persidangan Sinode, Rapat Kerja, serta Forum Sinodal lainnya, sesuai kebutuhan.

q)          Mengeluarkan Surat-Surat Keputusan berkenaan dengan tugasnya, dan Petunjuk-Petunjuk Pelaksanaan mengenai hal-hal yang belum diatur.

 

2.       Majelis Sinode bertanggung jawab kepada Persidangan Sinode sebagai Lembaga Tertinggi Gereja.

 

 

Pasal 4

STRUKTUR  ORGANISASI  MAJELIS  SINODE

 

Majelis Sinode sesuai dengan tugas-tugasnya terdiri dari Majelis Lengkap Sinode (MLS) dan Majelis Harian Sinode (MHS).

 

1.   Majelis Lengkap Sinode (MLS) terdiri dari :

 

      1.1.    Ketua Umum.

 

      1.2.    Ketua Bidang I membidangi Pelayanan/Pastoral.

               Ketua Bidang I membawahi 3 (tiga) Departemen :

               1.2.1. Departemen Pastoral.

               1.2.2. Departemen Penggembalaan/Pemuridan.

               1.2.3. Departemen Teologia/Doktrin.

 

      1.3.    Ketua Bidang II membidangi Pelayanan Kategorial.

                Ketua Bidang II membawahi 5(lima) Departemen :

               1.3.1. Departemen Pemuda.

               1.3.2. Departemen Remaja.

               1.3.3. Departemen Anak.

               1.3.4. Departemen Wanita.

               1.3.5. Departemen Musik dan Paduan Suara Gerejawi.

 

      1.4.    Ketua Bidang III membidangi Pelayanan PI dan Misi.

               Ketua Bidang III membawahi 3(tiga) Departemen :

               1.4.1. Departemen PI dan Misi.

               1.4.2. Departemen Pembinaan.

               1.4.3. Departemen Sosial dan Kesehatan.

 

      1.5.    Ketua Bidang IV membidangi Penelitian dan Pengembangan, Organisasi dan Sistim Manajemen.

               Ketua Bidang IV membawahi 2(dua) Departemen :

               1.5.1. Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang).

               1.5.2. Departemen Organisasi dan Sistim Manajemen (OSM).

 

      1.6.    Ketua Bidang V membidangi Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Latihan.

               Ketua Bidang V membawahi 2(dua) Departemen :

               1.6.1. Departemen Sumber Daya Manusia (SDM).

               1.6.2. Departemen Pendidikan dan Latihan (DIKLAT).

 

      1.7.    Ketua Bidang VI membidangi Keuangan dan Kesejahteraan/Dana Pensiun.

               Ketua Bidang VI membawahi 2(dua) Departemen :

               1.7.1. Departemen Keuangan.

               1.7.2. Departemen  Dana Pensiun/Askes.

 

      1.8.    Ketua Bidang VII membidangi Pembangunan.

               Ketua Bidang VII membawahi 2(dua) Kepanitiaan :

               1.8.1. Panitia Pembangunan Kantor Sinode.

               1.8.2. Panitia Pembangunan Gedung Gereja/Tempat Ibadah.

 

      1.9.    Ketua Bidang VIII membidangi Hukum, Hubungan Masyarakat dan Pemerintah serta Pengawasan Perbendaharaan.

               Ketua Bidang VIII membawahi 3 (tiga) Biro :

               1.9.1. Biro Hukum.

               1.9.2. Biro Hubungan Masyarakat dan Pemerintah (HUMASPEM)

               1.9.3. Biro Pengawas Perbendaharaan.

 

      1.10.  Sekretaris Umum.

      1.11.  Wakil Sekretaris Umum.

 

      1.12.  Bendahara Umum.

      1.13.  Wakil Bendahara Umum.

 

      1.14. Koordinator Wilayah (KORWILA).

 

2    Masing-masing Departemen dan Biro dipimpin oleh seorang Ketua, dan Panitia dipimpin oleh Ketua Panitia.

 

3.       Majelis Harian Sinode terdiri dari :

      Ketua Umum, Ketua Bidang I, Ketua Bidang II, Ketua Bidang III, Ketua Bidang IV, Ketua Bidang V, Ketua Bidang VI, Ketua Bidang VII, Ketua Bidang VIII, Sekretaris Umum, Wakil Sekretaris Umum, Bendahara Umum dan Wakil Bendahara Umum.

 

 

BAB II

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

 

Pasal 5

KETUA UMUM

 

Ruang lingkup : Kemajelisan Sinode dan Seluruh Jajaran GMII.

Tugas :

1.         Memimpin GMII secara umum, baik ke dalam maupun keluar.

2.         Menjabarkan Visi serta Kebijakan-kebijakan untuk pelayanan GMII yang menjadi pedoman bagi setiap Pimpinan di GMII.

3.         Mendelegasikan tugas-tugas supervisi kepada Ketua-Ketua di Bidang masing-masing.

4.         Menyetujui strategi dari setiap Ketua dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan.

5.         Menjamin Tata Dasar dan Tata Rumah Tangga dilaksanakan secara benar dengan penuh tanggung jawab.

6.         Melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan Keputusan-Keputusan Sidang Sinode diseluruh daerah pelayanan GMII.

7.         Memimpin Rapat, Rapat Kerja, Rapat MLS, Rapat MHS.

8.         Bersama Sekretaris Umum menandatangani Surat-surat sebagai tindak lanjut Keputusan Hasil Sidang Sinode, Surat-surat Keputusan Majelis Sinode dan Surat-surat Berharga pada umumnya.

9.         Melembagakan Jemaat dan satuan Organisasi lain yang berada dibawah GMII.

10.      Melaporkan hasil kerjanya kepada Majelis Lengkap Sinode.

11.      Menyampaikan Laporan pertanggungjawaban Majelis Sinode kepada Sidang Sinode.

 

 

Pasal 6

KETUA BIDANG I

 

Ruang lingkup : Bidang Pelayanan Pastoral/Penggembalaan, Pemuridan dan Teologia/Doktrin.

Tugas:

1.         Mewakili Ketua Umum apabila Ketua Umum berhalangan melaksanakan tugas.

2.         Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan bidang Pelayanan/Penggembalaan dan Teologia.

3.         Menyusun strategi dan kebijakan dalam bidang yang dibawahinya.

4.         Membina dan mempersiapkan pejabat Gereja bagi pelayanan penggembalaan.

5.         Membina jemaat-jemaat untuk bertumbuh secara rohani dan mempersiapkan pelembagaan jemaat-jemaat yang dibuka melalui pelayanan PI dan Misi.

6.         Membina/menggembalakan pejabat Gereja yang melanggar disiplin Gereja.

7.         Mewakili Ketua Umum apabila Ketua Umum berhalangan dalam melembagakan jemaat.

8.         Memimpin dan melaksanakan pengkajian-pengkajian Teologia dan merumuskan hasilnya.

9.         Bertanggung jawab atas hasil kerjanya kepada Ketua Umum dan menyampaikan laporannya kepada Rapat Majelis Lengkap Sinode (MLS).

 

 

Pasal 7

DEPARTEMEN PASTORAL

 

Ruang lingkup : Pelayanan / Pastoral.

Tugas :

1.       Membuat usulan Program dan Anggaran Departemen Pastoral untuk seluruh jajaran GMII dan disampaikan kepada Ketua Bidang.

2.       Membuat usulan Program Kerja berdasarkan prioritas-prioritas pencapaian sasaran, meliputi :

a.        Meneliti, mengevaluasi serta membuat rencana pembinaan jemaat pada umumnya dan juga cabang-cabang jemaat yang akan didewasakan.

b.        Meneliti, mengevaluasi serta membuat usulan perbaikan pelaksanaan pelayanan dimasing-masing jemaat.

c.        Meneliti, mengevaluasi serta membuat konsep perbaikan/pengembangan Liturgi Ibadah.

d.        Menyusun Tema-tema Khotbah Tahunan menurut Kalender Tahun Gereja.

3.       Melaksanakan tugas pelayanan sesuai dengan program yang telah disahkan.

4.       Membuat evaluasi tentang hasil-hasil pelaksanaan program Pelayanan/Penggembalaan (Pastoral) disemua jajaran GMII.

5.       Membantu Ketua Bidang dalam pembinaan/penggembalaan pejabat Gereja yang melanggar disiplin Gereja.

6.       Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang I dan menyampaikan Laporan tertulis secara berkala.

 

 

 

 

 

 

Pasal 8

DEPARTEMEN PENGGEMBALAAN/PEMURIDAN

 

Ruang lingkup: Penggembalaan & Pemuridan.

Tugas :

1.      Membuat usulan Program dan Anggaran Departemen Penggembalaan/Pemuridan untuk seluruh jajaran GMII dan disampaikan pada Ketua Bidang, meliputi :

a)   Meneliti, mengevaluasi serta membuat konsep perbaikan/pengembangan bahan-bahan ajaran untuk Pemuridan dan Katekisasi.

b)   Membuat konsep Penggembalaan/Pemuridan dalam bentuk seminar-seminar, atau semacamnya.

2.      Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang I dan menyampaikan Laporan tertulis secara berkala.

 

 

Pasal 9

DEPARTEMEN TEOLOGIA/DOKTRIN

 

Ruang lingkup : Semua hal yang berkaitan dengan Teologia/Doktrin dengan implementasinya di GMII.

Tugas :

1.       Membuat usulan Program dan Anggaran Departemen Teologia/Doktrin dan disampaikan kepada Ketua Bidang.

2.       Membuat usulan Program Kerja berdasarkan prioritas-prioritas pencapaian sasaran, meliputi :

a.       Meneliti dan membuat evaluasi terhadap pemahaman Teologia GMII diseluruh jajaran baik anggota jemaat maupun Pejabat GMII.

b.       Meneliti dan membuat evaluasi dan koreksi terhadap implementasi Doktrin GMII diseluruh jajaran GMII.

c.       Menyusun daftar buku-buku standard yang menjadi bahan ajaran/bacaan bagi Hamba Tuhan dan semua anggota jemaat GMII.

d.       Merencanakan dan menyelenggarakan pengkajian Teologia.

e.       Merencanakan, menyiapkan dan menyelenggarakan seminar-seminar bidang Teologia terutama yang berkaitan dengan Doktrin GMII.

3.       Melaksanakan Tugas Pelayanan sesuai dengan program yang telah disahkan oleh Ketua Bidang.

4.       Membuat  Evaluasi tentang hasil-hasil pelaksanaan program Bidang Teologia.

5.       Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang I dan menyampaikan Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 10

KETUA BIDANG II

 

Ruang lingkup : Pelayanan Kategorial meliputi Departemen Pemuda, Departemen Remaja, Departemen  Anak, Departemen  Wanita / Kaum  Bapak, Departemen  Musik dan Koor Gerejawi.

 

Tugas :

1.       Membuat usulan Program Departeman Pemuda, Departemen Remaja, Departeman Anak, Departemen wanita/ Kaum Bapak, Departemen Musik dan Koor Gerejawi.

2.       Membina Pelayanan-pelayanan Kategorial-Fungsional untuk Wanita/Kaum Bapak, Anak, Pemuda , Musik dan Koor Gerejawi.

3.       Bertanggung jawab atas hasil kerjanya kepada Ketua Umum dan menyampaikan Laporannya kepada Rapat Majelis Lengkap Sinode (MLS).

 

 

 

 

 

Pasal 11

DEPARTEMEN PEMUDA

 

Ruang lingkup : Pelayanan Pemuda.

Tugas :

1.            Membuat usulan Program Kerja dan Anggaran Departemen Pelayanan Pemuda dan  disampaikan  kepada Ketua Bidang berdasarkan pencapaian sasaran, meliputi :

a.       Menyusun buku-buku Petunjuk Pelayanan Pemuda.

b.       Membuat rencana dan persiapan pelaksanaan seminar tentang pengembangan pelayanan pemuda.

c.        Meneliti dan membuat evaluasi tentang kondisi kehidupan, kegiatan pendidikan serta pengaruh-pengaruh lingungan yang dihadapi Pemuda.

2.            Melaksanakan Tugas Pelayanan sesuai dengan program yang telah disahkan oleh Ketua Bidang.

3.            Membuat Evaluasi tentang pelaksanaan program pelayanan Pemuda.

4.            Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang II dan menyampaikan Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 12

DEPARTEMEN REMAJA

 

Ruang lingkup : Pelayanan Remaja.

Tugas :

1.      Membuat usulan Program Kerja dan Anggaran Departemen Pelayanan Remaja berdasarkan prioritas pencapaian sasaran, meliputi :

a.         Menyusun buku-buku Petunjuk Pelayanan Remaja.

b.         Membuat program pelaksanaan seminar tentang pengembangan pelayanan Remaja.

c.         Meneliti dan membuat Evaluasi tentang kondisi kehidupan, kegiatan pendidikan serta pengaruh-pengaruh lingkungan yang dihadapi Remaja.

2.      Melaksanakan Tugas Pelayanan sesuai dengan program yang telah disetujui oleh Ketua Bidang.

3.      Membuat Evaluasi tentang Pelaksanaan Program Pelayanan Remaja.

4.      Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang II dan menyampaikan Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal  13

DEPARTEMEN ANAK

 

Ruang lingkup : Bidang Pelayanan Anak.

Tugas :

1.          Membuat usulan Program Kerja dan Anggaran Departemen Pelayanan Anak  berdasarkan prioritas pencapaian sasaran, meliputi :

a.         Menyusun buku-buku Petunjuk Pelayanan Sekolah Minggu.

b.         Membuat program Penataran Guru-guru Sekolah Minggu untuk dilaksanakan di masing-masing wilayah.

c.         Meneliti dan membuat Evaluasi tentang kondisi kehidupan, kegiatan pendidikan serta pengaruh-pengaruh lingkungan yang dihadapi anak.

2.          Melaksanakan tugas pelayanan sesuai dengan program yang telah disahkan oleh Ketua Bidang.

3.          Membuat Evaluasi tentang pelaksanaan program pelayanan Anak.

4.          Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang II dan menyampaikan Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

 

 

 

Pasal  14

DEPARTEMEN WANITA

 

Ruang lingkup : Pelayanan Wanita.

Tugas :

1.        Membuat usulan Program Kerja dan Anggaran Departemen Pelayanan Wanita berdasarkan prioritas pencapaian sasaran  dan disampaikan kepada Ketua Bidang,  meliputi :

a.           Penyusunan program Pelayanan, Doa dan Persekutuan/Kegiatan Wanita untuk masing-masing wilayah Pelayanan.

b.           Penyusunan buku Petunjuk/Panduan tentang Pelayanan Wanita.

c.           Penyusunan program peningkatan Kesejahteraan Keluarga.

d.           Penyusunan program Pelayanan Diakonia/Bantuan Sosial yang perlu dilaksanakan di masing-masing wilayah.

2.        Melaksanakan tugas pelayanan sesuai dengan program yang telah disahkan oleh Ketua Bidang.

3.        Melaksanakan Progam Kerja pada tingkat Sinode dan memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja di masing-masing wilayah.

4.        Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang II dan menyampaikan Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 15

DEPARTEMEN MUSIK DAN KOOR GEREJAWI

 

Ruang lingkup : Musik, Puji-pujian dan Penyembahan serta Koor Gerejawi.

Tugas :

1.       Membuat usulan Program Kerja dan Anggaran tentang Peningkatan Pelayanan melalui Musik, Puji-pujian dan Penyembahan di GMII dan disampaikan kepada Ketua Bidang II.

2.       Membuat usulan program kerja berdasarkan prioritas-prioritas pencapaian sasaran, meliputi :

a.       Melaksanakan penelitian dan pengembangan musik, puji-pujian dan penyembahan untuk jemaat sesuai kondisi dan lingkungan jemaat, baik untuk daerah pedalaman dan kota-kota kecil maupun untuk kota-kota besar.

b.       Menyusun rencana dan melaksanakan Penataran Musik, Song Leader, dan Paduan Suara Gerejawi.

c.       Menyusun Buku-buku Puji-pujian dan Penyembahan baik buku standard maupun buku suplemen.

  1. Membina Koor-koor/Paduan Suara Jemaat.

3.       Melaksanakan tugas pelayanan sesuai dengan program yang telah disahkan.

4.       Membuat Evaluasi tentang pelaksanaan Liturgi GMII melalui musik, puji-pujian dan penyembahan.

5.       Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang II dan menyampaikan Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 16

KETUA BIDANG III

 

Ruang lingkup : Bidang PI dan Misi,  Pembinaan,  Pelayanan Sosial dan Kesehatan.

Tugas :

1.      Membina dan mengarahkan kegiatan PI dan Misi agar mencapai hasil yang terbaik.

2.      Menyusun Program Pelayanan Bersama dengan YPPII tentang PI dan Misi.

3.      Melaksanakan pelayanan Sosial serta pelayanan Kesehatan.

4.      Mengevaluasi hasil-hasil pelaksanaan program PI dan Misi, Pelayanan Sosial serta Pelayanan Kesehatan.

5.      Membina dan mengarahkan kegiatan departemen yang dibawahinya agar tercapai hasil yang terbaik.

6.      Bertanggung  jawab atas hasil kerjanya kepada Ketua Umum dan menyampaikan Laporannya  kepada rapat Majelis Lengkap Sinode (MLS).

Pasal 17

DEPARTEMEN PI DAN MISI

 

Ruang lingkup : Bidang PI  dan Misi.

Tugas :

1.        Menyusun usulan Program Kerja dan Anggaran Departeman PI dan Misi berdasarkan prioritas-prioritas pencapaian sasaran meliputi :

a.         Menyusun konsep metode latihan PI guna pembekalan bagi para Penginjil dan jemaat serta menetapkan buku-buku standard.

b.         Menyusun buku Doa Tahunan untuk program PI dan Misi, Pelayanan GMII serta Negara dan Bangsa.

c.         Merencanakan dan melaksanakan persiapan ibadah pengutusan para Misionaris.

d.         Mempersiapkan sarana, prasarana yang diperlukan para Penginjil.

2.        Melaksanakan Tugas Pelayanan sesuai dengan program yang telah disahkan oleh Ketua Bidang.

3.        Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang III dan menyampaikan Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 18

DEPARTEMEN PEMBINAAN

 

Ruang lingkup : Bidang Pembinaan Penginjil.

Tugas :

1.     Menyusun usulan Program Kerja dan Anggaran Departemen Pembinaan berdasarkan prioritas-prioritas pencapaian sasaran meliputi :

  1. Menyusun konsep Metode Pembinaan calon Penginjil dan pengembangan Penginjil.
  2. Menyusun konsep Buku Panduan Pembinaan calon Penginjil dan pengembangan Penginjil.

2.     Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Bidang III dan menyampaikan Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 19

DEPARTEMEN SOSIAL DAN KESEHATAN

 

Ruang lingkup : Bidang Sosial dan Kesehatan.

Tugas :

1.       Membuat usulan Program Kerja berdasarkan prioritas pencapaian sasaran,  meliputi :

a.     Membuat konsep Bantuan Sosial dan Kesehatan khususnya bagi jemaat didaerah ekonomi lemah.

b.     Membuat konsep untuk Peningkatan Kesejahteraan jemaat didaerah ekonomi lemah melalui program pelatihan.

2.         Bertanggung jawab kepada Ketua Bidang III dan menyampaikan Laporan tertulis secara berkala.

 

 

Pasal 20

KETUA BIDANG IV

 

Ruang lingkup : Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) dan Organisasi dan Sistim Manajemen (OSM)

Tugas :

1.        Membantu Ketua Umum dalam bidang Penelitian, Pengembangan Sistim dan Pengembangan jemaat.

2.        Melakukan pembinaan Organisasi dan Manajemen.

3.        Bertanggung jawab atas tersedianya semua perangkat lunak manajemen guna meningkatkan kinerja pelayanan GMII.

4.        Mengadakan Evaluasi terhadap pelaksanaan program yang sudah dilaksanakan.

5.        Mengkoordinasi seluruh kegiatan Organisasi & Manajemen.

6.        Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Umum dan menyampaikan Laporannya kepada rapat MLS.

 

 

Pasal 21

DEPARTEMEN PENELITIAN & PENGEMBANGAN

 

Ruang lingkup : Bidang Penelitian & Pengembangan.

Tugas :

1.      Mengadakan penelitian dan pengumpulan data tentang berbagai masalah terutama yang menjadi penghambat terhadap kinerja Majelis Sinode.

2.      Mengumpulkan informasi tentang keadaan dan keberadaan jemaat juga kegiatan Sinode untuk dikomunikasikan kepada seluruh jemaat GMII.

3.      Melaporkan hasil kerjanya kepada Ketua Bidang IV dan menyampaikan Laporan tertulis secara berkala.

 

 

Pasal 22

DEPARTEMEN ORGANISASI DAN SISTEM MANAJEMEN

 

Ruang lingkup : Bidang Organisasi & Sistim Manajemen.

Tugas :

1.       Menyusun rencana Kerja dan Anggaran pelaksanaannya berdasarkan prioritas pencapaian sasaran.

2.       Menyusun dan menyiapkan semua perangkat lunak yang diperlukan bagi terselenggaranya proses manajemen yang efektif dalam kemajelisan Sinode dan seluruh jajaran GMII.

3.       Melaksanakan koordinasi dengan semua pejabat didalam kemajelisan Sinode agar tercapai pelaksanaan kerja yang harmonis serta tercapainya kinerja pelayanan secara optimal.

4.       Memberikan pembekalan tentang manajemen GMII bagi calon-calon Pendeta dan juga semua jajaran GMII yang memerlukan.

5.       Mengumpulkan data/informasi tentang peluang-peluang untuk peningkatan kesejahteraan personil dan anggota jemaat.

6.       Melaporkan hasil kerjanya kepada Ketua Bidang IV dan menyampaikan Laporan tertulis secara berkala.

 

 

Pasal 23

KETUA  BIDANG V

 

Ruang lingkup : Sumber Daya Manusia (SDM)  dan Pendidikan & Latihan (Diklat).

Tugas :

1.       Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan bidang SDM dan Diklat.

2.       Menyusun strategi dan kebijakan dalam bidang yang dibawahinya.

3.       Mengadakan evaluasi hasil pelaksanaan program departemen yang dibawahinya.

4.       Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Umum dan menyampaikan Laporannya kepada Rapat Majelis Lengkap Sinode (MLS).

 

 

Pasal 24

DEPARTEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

 

Ruang lingkup : Pengadaan & Administrasi Personil.

Tugas :

1         Menyusun program Rencana Kerja dan Anggaran, yang pelaksanaannya meliputi kegiatan sebagai berikut :

a.      Mengumpulkan dan menyusun data personil baik yang bersifat statis maupun dinamis.

b.      Menyusun klasifikasi personil dan klasifikasi pekerjaan.

c.       Menyusun metode dan kriteria Penilaian Personil.

d.      Menyusun kriteria dan Penempatan/Mutasi Personil.

e.      Membuat usulan Kenaikan Tingkat Personil untuk dibahas pada rapat MLS.

f.        Membuat usulan mutasi personil untuk dibahas pada rapat MLS.

g.      Menyusun struktur Allowance/Tunjangan Personil yang terdiri dari Tunjangan Pokok dan Tunjangan-tunjangan lainnya.

h.      Membuat rencana kebutuhan pengadaan personil untuk periode 5 (lima) tahun dan melaksanakan pengadaan personil.

i.        Menyusun daftar personil yang masuk usia Pensiun dan proses administrasinya.

2         Membuat evaluasi atas pelaksanaan program dan anggaran.

3         Melaporkan hasil kerjanya kepada Ketua Bidang V dengan membuat Laporan tertulis secara berkala.

 

 

Pasal 25

DEPARTEMEN PENDIDIKAN & LATIHAN

 

Ruang lingkup : Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Personil.

Tugas :

1.       Menyusun Program Kerja dan Anggaran serta pelaksanaannya meliputi :

a.         Meneliti semua data personil untuk memilih para Pendeta dan Penginjil yang sudah saatnya masuk peningkatan kemampuan atau masuk rencana pengembangan pendidikan.

b.         Membuat usulan program pengembangan personil untuk dibahas pada rapat MLS.

c.          Menyusun kurikulum untuk pembentukan calon-calon pendeta.

d.         Menyiapkan sarana dan prasarana serta tenaga pengajar untuk program pembekalan atau program pelatihan personil.

e.         Untuk persiapan sarana dan prasarana berkoordinasi dengan Ketua Bidang I.

2.       Membuat Evaluasi atas pelaksanaan program dan anggaran.

3.       Melaporkan hasil kerjanya kepada Ketua Bidang V dengan membuat Laporan tertulis secara berkala.

 

 

Pasal 26

KETUA  BIDANG VI

 

Ruang lingkup : Departemen Keuangan, Dana Pensiun dan Asuransi Kesehatan.

Tugas :

1.       Membantu Ketua Umum dalam bidang Keuangan, Anggaran Dana Pensiun dan Askes.

2.       Menyusun strategi dan kebijakan didepartemen yang dibawahinya.

3.       Mengevaluasi hasil pelaksanaan program departemen yang dibawahinya.

4.       Bertanggung jawab atas pelaksanaan tugasnya kepada Ketua Umum dan menyampaikan Laporannya kepada rapat Majelis Lengkap Sinode (MLS).

 

 

Pasal 27

DEPARTEMEN KEUANGAN

 

Ruang lingkup : Keuangan.

Tugas :

1.       Membuat Program Kerja dan Anggaran dibidang Keuangan.

2.       Membuat Anggaran Biaya Majelis Sinode.

3.       Penyusunan rencana dan melaksanakan pengadaan dana melalui kerjasama dengan lembaga lain baik di Dalam Negeri maupun di Luar Negeri.

4.       Mengadakan kerjasama dengan Lembaga Keuangan.

5.       Mempertanggung jawabkan hasil kerjanya kepada Ketua Bidang VI dan membuat Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 28

DEPARTEMEN DANA PENSIUN DAN ASKES

 

Ruang lingkup : Bidang Pengadaan Dana Pensiun dan Asuransi Kesehatan.

Tugas :

1.      Membuat Program kerja dan Anggaran untuk Peningkatan Kesejahteraan Personil ditingkat Sinode dan jemaat.

2.      Mengadakan kerjasama dengan Lembaga Keuangan/Lembaga Asuransi untuk menghimpun Dana Pensiun, Asuransi Kesehatan (Askes) dan Kesejahteraan Umum.

3.      Mempertanggung jawabkan hasil kerjanya kepada Ketua Bidang VI dan membuat Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 29

KETUA BIDANG VII

 

 

Ruang lingkup : Pembangunan.

Tugas :

1.      Mengusahakan dan merealisasikan Pembangunan Kantor Sinode dan tempat Ibadah jemaat GMII.

2.      Menyusun rencana Anggaran dan Program Kerja Pembangunan serta melaksanakannya melalui Pembentukan Panitia Pembangunan.

3.      Mengevaluasi program kerja dan anggaran yang telah dilaksanakan oleh departemen yang dibawahinya.

4.      Mengadakan survey dan pengumpulan data tentang pembangunan gedung gereja disemua jemaat untuk mencari metode terbaik dan menyusun Buku Petunjuk Pembangunan gedung Gereja.

5.      Menerima usulan susunan panitia pembangunan gereja lokal untuk dibuat Surat Keputusan yang ditanda tangani Ketua Umum.

6.      Bertanggung jawab kepada Ketua Umum dan menyampaikan Laporannya kepada MLS secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 30

PANITIA PEMBANGUNAN KANTOR SINODE

 

Ruang lingkup : Pembangunan Sarana, Prasarana dan Gedung Kantor Sinode GMII.

Tugas :

1.       Membuat rencana Program dan Anggaran tentang Pembangunan Sarana, Prasarana dan Gedung Kantor Sinode.

2.       Menyelesaikan formalitas perijinan pembangunan Kantor Sinode.

3.       Bertanggung jawab dan melaporkan pelaksanaan pembangunan sarana, prasarana dan gedung Kantor Sinode kepada Ketua Bidang VII dan membuat Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 31

PANITIA PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA/TEMPAT IBADAH

 

Ruang Lingkup : Pembangunan Gedung gereja lokal.

Tugas :

1.          Membuat rencana Program dan Anggaran tentang Pembangunan gedung gereja lokal.

2.          Bertanggung jawab dan melaporkan pelaksanaan pembangunan Gereja kepada Ketua Majelis Jemaat lokal.

3.          Melaporkan hasil akhir pembangunan gedung Gereja lokal kepada Ketua Bidang VII dan membuat Laporan secara tertulis dan berkala.

 

 

Pasal 32

KETUA BIDANG VIII

 

Ruang lingkup : Bidang Hukum, Hubungan Masyarakat (HUMAS) dan Pengawas Perbendaharaan termasuk tempat Ibadah.

Tugas :

1.        Membuat program dan Anggaran Bidang Hukum, Humas, Pengawas Perbendaharaan.

2.        Membuat rencana kerja dan melaksanakan semua kegiatan bidangnya menurut prioritasnya.  

3.        Mengevaluasi hasil kerja biro yang dibawahinya.

4.        Bertanggung jawab  kepada Ketua Umum dan melaporkan hasil kerjanya kepada MLS.

 

 

Pasal 33

BIRO HUKUM

 

Ruang lingkup : Bidang Hukum.

Tugas :

1.        Membuat Program dan Anggaran dibidang Hukum.

2.        Menangani semua aspek hukum di GMII.

3.        Membuat rencana kerja dan melaksanakan semua menurut prioritasnya.

4.        Menunjuk Penasehat/Kuasa Hukum GMII.

5.        Bersama Penasehat/Kuasa Hukum mewakili GMII baik didalam maupun diluar Sidang.

6.        Menangani pengurusan ijin pelaksanaan Rapat Kerja, Persidangan Sinode, Seminar dan lain-lain kegiatan yang memerlukan ijin Pemerintah.

7.        Bertanggung jawab atas hasil kerjanya kepada Ketua Bidang VIII dan membuat Laporan secara tertulis dan berkala.

8.        Menyusun peraturan-peraturan yang menyangkut dengan Tugas Sinode.

9.        Melaksanakan upaya bantuan Hukum dan penyelesaian Sengketa Hukum.

10.     Menyusun program kerja, pelaporan dan pelaksanaan urusan Ketata-usahaan.

11.     Melaksanakan Inventarisasi, Dokumentasi, Distribusi dan Penggandaan Peraturan-peraturan Sinode.

12.     Melaksanakan kajian Hukum dan kebijakan-kebijakan Sinode.

 

 

Pasal 34

BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAH

 

Ruang lingkup : Bidang Humas dan Hubungan Pemerintahan (HUMASPEM)

Tugas :

1.       Mewakili GMII menghubungi Instansi/Lembaga Pemerintahan.

2.       Apabila diperlukan, memberikan informasi kepada Media/Badan Penyiaran Pemerintah atau non-Pemerintah tentang pelbagai kegiatan pelayanan GMII.

3.       Memberi informasi dan penyuluhan kepada Jemaat GMII mengenai peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan Pemerintah tentang :

a.       Hibah dan Balik Nama.

b.       Sertifikat Harta Tak Bergerak.

c.       Mengajukan Pengurusan IMB.

d.       Masalah Pajak dan Agraria.

4.       Bertanggung jawab atas hasil kerjanya kepada Ketua Bidang VIII dan memberikan informasi secara tertulis tentang permasalahan dan jalan keluar yang telah diambil.

5.       Melaksanakan, mengkoordinasikan dan menjamin hubungan kerja yang baik dengan Pemerintah maupun non-Pemerintah.

6.       Mengadakan kerjasama dengan gereja-gereja di lingkungan Sinode GMII atau Lembaga Kesenapasan dalam rangka penerbitan Buletin Sinode GMII.

7.       Mengikuti, mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan dan Program biro Humas dan Pemerintah.

8.       Mempersiapkan bahan kebijakan dan petunjuk tehnis.

9.       Mempelajari, menelaah dan membuat dokumentasi seluruh kebijakan dan program yang dikeluarkan Pimpinan Sinode.

10.    Mempersiapkan dokumentasi dalam rangka peliputan kegiatan Sinode.

11.    Menyimpan, merawat dokumen-dokumen Sinode.

12.    Melaksanakan penyimpanan dokumentasi pidato pimpinan Sinode.

13.    Mengadakan koordinasi dengan bidang lain yang akan melaksanakan acara tertentu dalam rangka dokumentasi.

14.    Memberikan ulasan, penjelasan dan conter berita yang tidak sesuai dengan kebijakan Sinode.

15.    Mengumpulkan bahan peraturan dan ketentuan lain yang dibutuhkan biro Hubungan Masyarakat dan Pemerintah (HUMASPEM).

16.    Mengambil secara rutin jadwal Kegiatan Harian Pimpinan Sinode dan mengumpulkan sambutan-sambutan Pimpinan Sinode.

 

 

Pasal 35

BIRO PENGAWAS PERBENDAHARAAN

 

Ruang lingkup : Bidang pengawasan Perbendaharaan.

Tugas :

1.       Mengumpulkan data dan membuat inventarisasi perbendaharaan.

2.       Bersama Departemen Pembangunan melakukan penelitian dan Pendataan Asset GMII dari segi keabsahan surat kepemilikan.

3.       Mengelompokkan data anggaran baik pada Tingkat Sinode maupun pada Tingkat Jemaat, data anggaran dikelompokkan menurut jenis kegiatan baik rutin maupun Pembangunan.

4.       Menyusun mekanisme pengendalian perbendaharaan mulai dari perencanaan, Pengadaan Pemeliharaan dan penghapusan.

5.       Mengumpulkan data dan membuat evaluasi dan mengusulkan koreksi-koreksi.

6.       Dapat mengusulkan adanya pelaksanaan AUDIT.

7.       Bertanggung jawab atas hasil kerjanya kepada Ketua Bidang VIII dan melaporkan hasil kerjanya secara tertulis dan berkala.

8.       Melaksanakan pembinaan teknis dan administratif ke dalam semua issue di lingkungan Sinode mengenai pengawasan perbendaharaan.

9.       Menyusun Anggaran Sinode.

10.   Menyusun/rancangan peraturan dan standardisasi yang berkaitan dengan pengawasan perbendaharaan serta menyusun pedoman fasilitas.

11.   Menyiapkan laporan Hasil Pemeriksaan.

12.   Mengevaluasi Hasil Pengawasan dan tindak lanjutnya.

13.   Mengkoordinasi evaluasi laporan hasil pengawasan.

14.   Membuat rencana program kerja biro pengawasan.

15.   Mengumpulkan, mengolah hasil pengawasan dan pemantauan penyelesaian tindak lanjut pemeriksanaan.

16.   Menyusun statistik hasil pengawasan.

17.   Menyusun rencana kerjasama pengawasan.

 

 

Pasal 36

SEKRETARIS UMUM

 

Ruang lingkup : Bidang Persekretariatan Sinode GMII.

Tugas :

1.       Membantu Ketua Umum dan Ketua-Ketua Bidang dalam bidang Administrasi pada umumnya.

2.       Menggerakkan Sekretariat Sinode sebagai unit penunjang utama bagi kelancaran kepengurusan Sinode.

3.       Mengatur kelancaran administrasi didalam kemajelisan Sinode, termasuk aliran Surat Masuk dan Surat Keluar.

4.       Bersama Ketua-Ketua sesuai bidang permasalahannya menanda-tangani arsip konsep surat-surat yang akan ditanda tangani oleh Ketua Umum.

5.   Bersama Ketua Umum atau salah satu Ketua Bidang yang ditunjuk apabila Ketua Umum berhalangan menandatangani Surat-surat Keputusan dan Surat-surat Keluar serta Surat-surat Berharga yang berhubungan dengan GMII.

6.   Bertanggung jawab atas penyelenggaraan Rapat-rapat Majelis Sinode dan segala kegiatan kemajelisan Sinode.

7.   Bersama Ketua-Ketua mempersiapkan bahan-bahan untuk Rapat Kerja, Sidang Sinode serta kegiatan dari Majelis Sinode

8.   Bertanggung jawab terhadap terselenggaranya pelayanan administrasi guna mendukung kegiatan masing-masing Ketua Bidang dan seluruh kemajelisan Sinode.

9.   Bertanggung jawab atas hasil kerjanya kepada Ketua Umum dan menyampaikan Laporannya kepada Rapat Majelis Lengkap Sinode (MLS).

 

 

Pasal 37

WAKIL  SEKRETARIS  UMUM

 

Ruang lingkup : Bidang Persekretariatan Sinode.

Tugas :

1.       Membantu Sekretaris Umum dalam melaksanakan tugas kesekretariatan.

2.       Mewakili Sekretaris Umum apabila berhalangan melaksanakan tugas.

3.       Mempersiapkan Rapat-rapat dan membuat Notulen Rapat.

4.       Bertanggung jawab kepada Sekretaris Umum.

 

 

Pasal 38

BENDAHARA UMUM

 

Ruang lingkup : Bidang Perbendaharaan GMII.

Tugas :

1.      Mengelola keuangan Sinode secara menyeluruh.

2.      Mengkordinasikan alokasi dana sesuai dengan program dan anggaran yang telah disetujui.

3.      Melayani biaya Harian dan Bulanan Majelis Sinode sesuai yang dianggarkan Departemen Keuangan.

4.      Mengatur keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran uang dengan berkoordinasi dengan Departemen Keuangan.

5.      Menata administrasi Keuangan dengan baik dan mudah dipertanggung jawabkan.

6.      Menyediakan Kas Kecil untuk keperluan sehari-hari.

7.      Bersama Ketua Umum menandatangani Cheque dalam jumlah lima juta Rupiah keatas, dan bersama Ketua Bidang I dalam jumlah sampai dengan empat juta rupiah.

8.      Menyimpan dan bertanggung jawab atas semua Surat-surat Berharga yang berhubungan dengan GMII.

9.      Memberikan Laporan Keuangan kepada rapat MLS setiap bulan.

10.  Memberikan informasi Keuangan Sinode kepada seluruh jemaat secara berkala.

11.  Bertanggungjawab atas hasil kerjanya kepada Ketua Umum dan menyampaikan laporannya kepada Rapat Majelis Lengkap Sinode (MLS).

 

 

 

 

 

Pasal 39.

WAKIL BENDAHARA UMUM

 

Ruang lingkup : Bidang perbendaharaan.

Tugas :

1.     Membantu tugas-tugas Bendahara Umum.

2.     Membantu melayani biaya Harian dan Bulanan Majelis Sinode sesuai yang dianggarkan Departemen Keuangan.

3.     Mewakili Bendahara Umum jika berhalangan.

4.     Bertanggung jawab atas hasil kerjanya kepada Bendahara Umum.

 


B A B  III

MEKANISME  KERJA

 

 

Pasal  40

PROSES  PENGAMBILAN KEPUTUSAN

 Proses Pengambilan Keputusan


Pasal  41

PENYUSUNAN  PROGRAM KERJA

Penyusunan Program Kerja

Pasal  42

PROSES PENYUSUNAN RENCANA MUTASI

 Proses Penyusunan Rencana Mutas


Pasal  43

PROSES  PENYUSUNAN CALON FORMATUR/ANGGOTA MAJELIS  SINODE

Proses Penyusunan Calon Formatur/Anggota Majelis Sinode


 

Pasal  44

PROSES SURAT MASUK

 

 

1.   Semua Surat Masuk diidentifikasi oleh Sekretaris dan diberi Kode sesuai dengan bidang masalah, Nomor Urut dalam tahun yang sama.

 

      Kode Bidang Masalah sebagai berikut :

*       Bidang Pelayanan                             =  PLY

*       Bidang Organisasi & Litbang              =  ORG

*       Bidang SDM/Personalia                     =  PRS

*       Bidang Diklat                                   =  DIK

*       Bidang Pembangunan                       =  PEM

*       Bidang Keuangan                             =  KEU

*       Bidang Sekretariat                            =  SEK

*       Bidang Hukum                                 =  HUK

*       Bidang Perbendaharaan                    =  PBD

*       Bidang Humas                                 =  HUM

 

2.   Selesai diidentifikasi dan diberi Nomor Urut dan Kode kemudian diajukan kepada Ketua Umum untuk diberikan disposisi kepada pejabat-pejabat sesuai bidang yang berkaitan dengan masalah dalam surat.

3.   Setelah membaca dan selesai meninjak lanjuti disposisi surat maka surat dikembalikan ke Sekretariat untuk dimasukkan dalam file.


Pasal 45

PROSES PEMBUATAN SURAT/NASKAH KELUAR

 

1.   Pejabat sesuai Bidang masalah membuat konsep surat/naskah untuk diproses di Sekretariat.

2.   Surat/Naskah dikoreksi oleh konseptor (pejabat) dan oleh Sekretaris, selanjutnya semua pejabat yang berkaitan dengan permasalahan didalam naskah/surat tersebut diwajibkan ikut mengkoreksi dan memberikan parapnya pada copy naskah yang akan ditanda tangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum, atau oleh yang mewakili berdasarkan acuan TD/TRT GMII serta Peraturan-peraturan lainnya yang berlaku.

3.   Semua Surat Keluar yang bersifat resmi dari Majelis Sinode harus ditanda tangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum dan atau yang mewakili berdasarkan acuan TD/TRT GMII serta Peraturan-peraturan lainnya yang berlaku.

4.   Apabila Ketua Umum tidak ada dan dilihat dari segi waktu sangat mendesak maka tanda tangan dapat dilakukan oleh salah seorang Ketua dan Sekretaris Umum setelah ada penunjukkan dari Ketua Umum.

 

 

Pasal 46

RAPAT MAJELIS SINODE

 

1.   Rapat Majelis Harian Sinode (MHS)

1.1.    Rapat MHS diadakan paling sedikit satu kali (1x) dalam dua minggu.

1.2.    Rapat MHS dipimpin oleh Ketua Umum.

1.3.    Rapat membahas pelaksanaan Keputusan Rapat MLS, pelaksanaan Program Hasil Sidang Sinode.  Rapat mempersiapkan materi yang akan dibahas pada rapat MLS.

 

2.   Rapat Majelis Lengkap Sinode (MLS)

      2.1.    Rapat MLS diadakan paling sedikit satu kali (1x) dalam satu bulan.

      2.2.    Rapat MLS dipimpin oleh Ketua Umum atau salah satu Ketua yang ditunjuk sesuai Bidang permasalahan yang dihadapi.

 

 

BAB  IV

SEKRETARIAT

 

Pasal 47

LAIN-LAIN

 

 

Uraian Tugas Majelis Sinode ini merupakan Peraturan Pelaksanaan untuk digunakan dan dilengkapi perangkat-perangkat yang diperlukan.

 

 

                                                                                                Ditetapkan di     :  Jakarta

                                                                                                Pada tanggal      :  Desember 2006

                                                                                                Oleh                  :

 

 

MAJELIS SINODE

GEREJA MISI INJILI INDONESIA

 

 

 

 

 

         Pdt. Dicky Ngelyaratan, DTh                                         Pdt. Robert Tacoy, M.Th

         KETUA UMUM                                                                   SEKRETARIS UMUM 

 


STRUKTUR MAJELIS  LENGKAP  SINODE  GMII

PERIODE  PELAYANAN  2005-2010

 

 

Ketua Umum                       :     Pdt. Dicky Ngelyaratan, Th.D

Sekretaris  Umum                :     Pdt. Robert Tacoy, M.Th

Wakil Sekretaris Umum        :     Ny. Grace Rosalyn Hutapea

Bendahara  Umum               :     Ny. Dra. Niniek Wahyu Sunindyo (Pejabat Antar Waktu)

Wakil Bendahara Umum       :     Ny. Antonia C. Sapulete

 

Ketua Bidang I Pelayanan Pastoral :  Pdt. Sastra Sembiring, MA

1.       Departemen Pastoral                                    :   Pdt. Rudolf Efruan, STh  (Ketua)

2.       Departemen Penggembalaan/Pemuridan        :   Pdt. Yansen J. Amiman, STh (Ketua)

3.       Departemen Teologia/Doktrin                       :   Ex. Officio/Pimpinan Tertinggi

    I-3  Batu Malang

    STT “ATI”  Anjungan

    STTE  “Tanjung Enin”

 

Ketua Bidang II Pelayanan Kategorial  :  Pdt. Petrus Faoth, STh

1.              Departemen Pemuda                              :   Ir. Peter Rumahlewang (Ketua)

2.        Departemen Remaja                                    :   Ny. Rosa Simatupang

3.        Departemen  Anak                                       :   Pdt. Johan Yahyadi, STh (Ketua)

    Ny. Erita Johan

4.        Departemen  Wanita                                    :   Ny. Caramella Situmorang (Ketua)

    Pdt. Susantje Tacoy

5.        Departemen Musik dan Koor Gerejawi           :   Ir. Paulus Wuryanto

 

Ketua Bidang III Pelayanan PI dan Misi  :   Pdt. Nico P. Gading, M.Div

1.      Departemen PI dan Misi                                :   Ir. Charles Prayoga, M.Div

2.      Departemen Pembinaan                                :   Ir. Charles Prayoga, M.Div

3.      Departemen Sosial dan Kesehatan                 :   Ny. drg. Dewi Zagoto

 

Ketua Bidang IV Litbang dan OSM  :  Kapt. Ronald  George Adam, MBA

1.       Departemen Litbang                                    :   Ir. Marihot Sihombing  (Ketua)

    Ir. Haposan Napitupulu, M.Sc, Ph.D

2.       Departemen Organisasi dan Manajemen        :   Drs. Yohanes Mokalu  (Ketua).

 

Ketua Bidang V SDM dan Diklat   : Ir. Effendi Situmorang, MBA

1.       Departemen Personalia                                :   Ir. Effendi Situmorang, MBA

2.       Departemen Pendidikan/Latihan                    :   Tri Tjahyono, BTh

 

Ketua Bidang VI Keuangan & Dana Pensiun : Ir. Jonas B. Rumahlewang, MMSI

1.       Departemen Keuangan                                 :   Ny. Dra. Niniek S. Wahyu  (Ketua)

    Leksono, BA

2.       Departemen  Dana Pensiun/Askes                 :   Ny.Nane Sumayku

 

Ketua Bidang VII  Pembangunan  : Drs. Rudolf  Pardede

1.       Panitia Pembangunan Kantor Sinode  :   Delty Simatupang, SH  (Ketua)

    Ir. Ekres Saudale

2.       Panitia Pembangunan Gedung

Gereja/Tempat Ibadah                                 :   Majelis Jemaat GMII

 

Ketua Bidang VIII Hukum/Humas/Pengawasan  : Drs. Zefnath Sapulete, MSi.

1.       Biro Hukum                                     :   Ny. Rosi Radja Gurning, SH

2.       Biro Humas                                     :   Dr. Benny Octavianus. Sp.P

3.       Biro Pengawas Perbendaharaan        :   Drs. Ernest Purba (Ketua)

                                                          Logis  Zagoto, SE

 

Majelis AM YPPII-GMII-GPIN

 

1.        Pdt. DR. Petrus Octavianus, DD, PhD (Ketua)

2.        Pdt. Djogosrijono, STh  (Sekretaris)

3.        Pdt. Pondsius Takaliuang, M.Div  (Anggota)

4.        Pdt. Dicky Ngelyaratan, Th.D  (Anggota)

5.        Pdt. Robert Tacoy, STh   (Anggota)

6.        Pdt. Bendhard Haning, M.Div  (Anggota)

7.        Pdt. Soegeng, STh  (Anggota)

8.        Pdt. DR Roland  Octavianus, MTh  (Anggota)

9.        Pdt. Soedarmanto, MTh  (Anggota)

10.    Pdt. Pamuji, M.Div  (Anggota)

11.    Ir. Effendi Situmorang, MBA  (Anggota)